Seorang manusia berbicara bahwa dia mempunyai hidup yang abadi, karena dia ingin menjadi seperti Tuhan..
Tuhan yang menurutnya mempunyai kehidupan yang lebih baik daripada dia…
Manusia itu, yakin, bahwa dia tidak akan mati di keadaanya seperti sekarang..
Manusia itu, tidak terobsesi akan kematian, tapi kehidupan di baliknya yang disangkanya lebih baik…
Kenyataan bahwa ia telah terjebak dalam permainan seleksi alam dan naturalisasi kehidupan tidak dapat membuatnya tenang…
Detik – detik menjelang terpejam, detik – detik sesaat setelah membuka mata, selalu dihantui dengan berbagai konsekwensi dari kesalahan langkahnya dalam memandang hidup…
Dia ingin hidup kekal untuk mengubah dirinya menjadi manusia dengan kuasa….
Pernah dia mempertanyakan akan keadilan Tuhannya, dan Tuhan pun menjawabnya…
Kesangsian, akan jaman dimana semuanya akan berbalik secara ekstrem adalah identitas yang selalu ingin ia tinggal..
Dia ingin bahagia, dia ingin bebas…
Dia ingin bebas tanpa harus menjadi abadi…
_B.D.W_